Sabtu, 09 Juni 2012

Pengertian Kepribadian,Karakter,Potensi,dan Bakat



 pengertian kepribadian ,karakter ,potensi dan bakat
Kepribadian.
Kepribadian sudah ada sejak lahir , kepribadian di bentuk oleh temperamen dan lingkungan yang terus menerus dan saling mempengaruhi.
Pada masa bayi sering di sebut “ periode kritis “ karena pada saat ini di letakan dasar di mana struktur kepribadian dewasa akan di bangun .sejumlah telaah mengenai kurang nya kasih sayang , kurang nya perhatian di rumah atau keaadaan di suatu lembaga telah menunjukan dapat mengakibatkan perubahan kepribadian pengaruh lingkungan pun tak luput ikut mempengaruhi namun yang paling penting penelitian genetika mengenai menetapnya sifat kepribadian selama periode bertahun tahun menunjukan bahwa pola yang di bentuk pada awal kehidupan hampir tidak berubah walau anak bertambah besar temperamen anak tidaklah kekal dalam perkembangan nya , keadaan lingkungan dapat memperbesar  , menghilangkan atau mengubah reaksi dan prilaku .
Pengertian kepribadian                                        
menurut  beberapa ahli
a . Yinger  yaitu :
 kepribadian adalah keseluruhan prilaku seorang individu dengan system kecendrungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian intruksi .
b . M.A. W. Bouner yaitu :
kepribadian adalah corak tingkah laku social yang meliputi corak kekuatan ,dorongan keinginan ,opini , dan sikap2 seseorang .
c. Cuber yaitu :
kepribadian adalah gabungan keseluruhan sifat2 yang tampak dan dapat di lihat oleh seseorang .
kepribadian menurut pengertian sehari hari
di samping itu kepribadian sering di artikan dengan ciri2 yang menonjol pada individu contoh nya :
kepada seseorang yang pemalu di kenakan atribut “ berkepribadian pemalu ‘
kepada orang yang supel di kenakan atribut “ berkepribadian supel ‘dan untuk orang yang plin plan , pengecut  di berikan atribut tidak punya kepribadian


kepribadian menurut psikologi
berdasarkan Gordon Allpon dapat di lihat bahwa kepribadian sebagai suatu organisasi berbagai aspek psikis dan fisik yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses .jadi kepribadian merupakan sesuatu yang dapat di rubah .
seperti yang telah kita ketahui teori yang terkenal pada teori Sigmun Freud yaitu kepribadian terdiri dari 3 sistim utama yaitu : ID , EGO ,dan SUPER EGO .
dimana setiap tindakan yang di lakukan oleh seseorang individu merupakan hasil interaksi dan kesimbangan ketiga sistim tersebut .
faktor2 penentu kepribadian
1 faktor keturunan seperti :
   tinggi badan ,fisik , bentuk wajah , temperamen dan lain lain.
2 lingkungan seperti :
   Faktor lingkungan memiliki peran dalam membentuk kepribadian seseorang
   Contoh : Budaya membentuk nourma , sikap dan nilai yang di wariskan dari generasi
   Yang satu dengan generasi selanjut nya .
Sifat sifat kepribadian
Struktur kepribadian berkisar di seputar upaya untuk mengindentifikasi dan menamai karakteristik permanen yang menjelaskan prilaku individu atau seseorang .Karakter yang melekat pada individu contoh nya  : malu , agresif , pemalas ,ambisius ,setia dan takut .karakteristik tersebut jika di tunjukan dalam berbagai situasi di sebut “ sifat sifat kepribadian .
karakter
karakter dapat di gambarkan sebagai sifat manusia , dimana manusia memiliki banyak sifat dan tergantung dari kehidupan nya sendiri contoh karakter : pemalas , pemarah , sabar , ceria , pemaaf , penakut dll .
PENGERTIAN KARAKTER
Menurut bahasa, karakter adalah tabiat atau kebiasaan. Sedangkan menurut ahli psikologi, karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. Karena itu, jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui, maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu
Dalam kamus lengkap psikologi karya Chaplin, dijelaskan bahwa karakteristik merupakan sinonim dari kata karakter, watak, dan sifat yang memiliki pengertian di antaranya:
  1. Suatu kualitas atau sifat yang tetap terus-menerus dan kekal yang dapat dijadikan cirri untuk mengidentifikasikan seorang pribadi, suatu objek, suatu kejadian.
  2. Intergrasi atau sintese dari sifat-sifat individual dalam bentuk suatu untas atau kesatuan.
  3. Kepribadian seeorang, dipertimbangkan dari titik pandangan etis atau moral.
Jadi di antara pengertian-pengertian di atas sebagaimana yang telah dikemukakan oleh Chaplin, dapat disimpulkan bahwa karakteristik itu adalah suatu sifat yang khas, yang melekat pada seseorang atau suatu objek.
Potensi
Arti potensi adalah kemampuan untuk di kembangkan seperti kekuatan , kesangupan dan daya .
Salah satu aturan main dalam permainan hidup (the game of life) adalah diberlakukannya hukum kompetisi/persaingan. Kenyataan menunjukkan semua orang memiliki keinginan umum yang sama: ingin kaya, ingin dihormati atau ingin berprestasi di bidang tertentu. Akan tetapi tidak semuanya dapat mencapai apa yang diinginkannya. Mengapa demikian ?
Hal ini karena masing-masing individu memiliki potensi diri yang berbeda dengan lainnya. Pengertian potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi. Potensi diri adalah kemampuan yang terpendam pada diri setiap orang, setiap orang memilikinya (Siahaan,Parlindungan,2005:4).
Secara umum potensi diri yang ada pada setiap manusia dapat dibedakan menjadi 5 macam yaitu :
      1. Potensi Fisik ( Psychomotoric )
Merupakan potensi fisik manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup. Misalnya mata untuk melihat, kaki untuk berjalan, telinga untuk mendengar dan lain-lain.
       2. Potensi Mental  Intelektual ( Intellectual Quotient )
Merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia ( terutama otak sebelah kiri ). Fungsi potensi tersebut adalah untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis.
       3.  Potensi Sosial Emosional ( Emotional Quotient )
Merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia ( terutama otak sebelah kanan ). Fungsinya antara lain untuk mengendalikan amarah, bertanggungjawab, motivasi dan kesadaran diri.
        4. Potensi Mental Spiritual ( Spiritual Quotient )
Merupakan potensi kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan di luar ego. Secara umum Spiritual Quotient merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan keimanan dan akhlak mulia

       5.  Potensi Daya Juang ( Adversity Quotient )
Merupakan potensi kecerdasan manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan dan daya juang tinggi. Melalui potensi ini, seseorang mampu mengubah rintangan dan tantangan menjadi peluang.
Bakat
Bakat merupakan potensi yang dimiliki oleh seseorang sebagai bawaan sejak lahir
Bakat adalah suatu bentuk kemampuan khusus, yang memungkinkan seseorang memperoleh keuntungan dari hasil pelatihannya sampai satu tingkat lebih tinggi
Bakat merupakan potensi dan bukan sesuatu yang sudah benar-benar nyata dengan jelas. Bakat lebih sebagai kemungkinan yang masih harus diwujudkan
Bakat merupakan suatu karakteristik unik individu yang membuatnya mampu melakukan suatu aktivitas dan tugas secara mudah dan sukses
Perbedaan bakat dan potensi
Sementara perbedaan BAKAT dengan POTENSI adalah bahwa Bakat merupakan sesuatu yang melekat dan sudah ada pada seseorang maupun benda, sementara POTENSI merupakan sesuatu yang mungkin dicapai atau dikembangkan atau dimiliki atau terjadi pada seseorang maupun pada sesuatu.
Dikaitkan dengan pengelolaan SDM disuatu perusahaan, maka orang yang berpotensi umumnya adalah orang yang sudah memiliki bakat-bakat tertentu yang merupakan komponen dasar dari suatu potensi.
Contoh :
Misalkan ada tiga orang yang memiliki bakat sebagai pembicara, mungkin salah satu berpotensi dikembangkan sebagai salesman, sementara yang satu lagi berpotensi untuk dikembangkan sebagai corporate communication, dan yang satu lagi berpotensi sebgai leader. Potensi dari ketiga orang yang memiliki bakat tersebut akan berbeda-beda sesuai dengan ketersediaan bakat yang lain pada diri setiap orang.
  • BAKAT yang sama pada orang yang berbeda berpotensi untuk dikembangkan ke arah karir yang berbeda tergantung pada bakat lain yang melekat pada individu tersebut.
  • POTENSI kearah yang sama menuntut ketersediaan berbagai bakat yang mendukung pencapaiannya.

0 komentar:

Poskan Komentar